Juni 19, 2021

Hayou Menulis

Sedikit Penuh Manfaat

foto

Workshop Kepenulisan Buku Ajar dan Buku Referensi

Salah satu tugas dosen dalam rangka melaksanakan Tridarma Perguruan Tinggi adalah secara individu atau kelompok dosen wajib menulis buku ajar atau buku referensi yang diterbitkan oleh Perguruan Tinggi dan/atau publikasi ilmiah sebagai salah satu sumber belajar dan untuk pengembangan budaya akademik serta pembudayaan kegiatan baca tulis bagi Sivitas Akademika (Prof. Sugiyono, 2020).

Sering membaca, mendengar dan melihat buku, tapi taukah apa yang dimaksud dengan buku? Buku adalah karya tulis dan/atau karya gambar yang dihimpun, berkulit, dan diterbitkan secara tidak berkala, yang berbentuk cetakan dan/atau virtual.“ (Draft RUU Sistem Perbukuan)

Definisi  lain Buku (Unesco) adalah publikasi tercetak tidak berkala dengan ketebalan lebih dari 49 halaman, memiliki sampul yang khas, diterbitkan suatu negara dan tersedia untuk publik. (Recommendation concerning the International Standardization of Statistics Relating to Book Production and Periodicals, 19 November 1964).

Ragam Buku yang Bernilai Angka Kredit (Kum) Bagi Dosen

Beberapa jenis buku yang mendapatkan poin penilain atau KUM bagi dosen adalah buku referensi, buku ajar, buku chapter, dan buku monograf.  Maka, seseorang yang berprofesi sebagai dosen suka tidak suka, mau tidak mau harus berusaha menghasilkan karya buku.

Workshop Penulisan Buku

Guna memotivasi para dosen di lingkungan STMIK Pringsewu, dan STIE Lampung Timur, Selasa, tanggal 15 Desember 2020, bertempat di Aula STMIK Pringsewu diadakan Workshop penulisan buku, terutama buku ajar dan referensi. Sebagai narasumber Ibu Citrawati Jatiningrum, Ph.D dan Dr. Sri Rahayu, S.E., M.M. Sebagai moderator yaitu Ibu Trisnawati, S.Pd., M.Pd.

Acara tersebut dibuka oleh Dr. Hi. Fauzi, S.E., M.Kom., Akt., C.A, CMA. sekaligus memberikan sambutan dan motivasi kepada para peserta. Sebagai seorang wakil Bupati dan akademisi Beliau sangat mengapresiasi acara tersebut, dan berharap setelah acara ada tindak lanjut yaitu berkarya, dalam hal ini menulis buku.  ”Dosen yang berprestasi itu tidak ditentukan oleh lamanya menjadi dosen dan mengajar, tetapi seberapa aktif berkarya.” ujar beliau dalam sambutan workshop penulisan buku. Dalam acara tersebut Bapak Dr. Fauzi juga berkenan menyerahkan sertifikat kepada kedua narasumber.

Narasumber pertama yang menyampaikan materi mengenai teknik kepenulisan yaitu Ibu Sri Rahayu, dosen STIE Lampung Timur. Dilanjutkan materi kedua oleh Ibu Citrawati Jatiningrum, Ph.D, dosen STMIK Pringsewu yang baru kembali dari tugas belajar di negeri Jiran Malaysia, tepatnya di Universitas Selangor.

Seluruh peserta tampak bersemangat mengikuti acara sampai selesai. Hal itu dapat dilihat dari beberapa dosen yang mengajukan pertanyaan kepada kedua narasumber.  Sebagai contoh Ibu Rin Nanik, S.Hi,M.M. menanyakan sejauh mana plagiarisme pada penulisan buku, dan masuk kategori buku ajar atau referensi buku yang sedang beliau tulis. Kebetulan pada saat itu dosen STIE Lampung Timur tersebut, sedang proses menyelesaikan penulisan buku. Selain pertanyaan dari Bu Rin Nanik, terdapat beberapa pertanyaan lain, yang dijawab oleh narasumber dengan baik.

Pada akhir acara penyerahan doorprize kepada kedua penanya terbaik. Penyerahan doorprize dilakukan oleh ketua LPPM STMIK Pringsewu, bapak Muslihudin, S.Kom., M.T.I, dan ketua STMIK Priungsewu Ibu Sri Hartati, S.Kom, M.Kom. Semoga acara tersebut bermanfaat, aamiin.